Jumat, 21 Oktober 2016

Istilah Martupol Dalam Pengantin Adat Batak

Pengantin adat batak ini juga memiliki tahapan yang hampir serupa dengan tahapan pernikahan pada umumnya. Hanya saja setiap adat memiliki perbedaan dalam prosesi pernikahannya. Jika dalam lamaran adat batak memakai berbalas pantun dan membawa makanan khas yang berupa daging atau pernak-pernik lain yang tentunya tidak lepas dari budaya batak yang sangat kental. Selain itu, adat pengantin batak ini tidak bisa lepas dari yang namanya marga, karena memang mereka memiliki marga masing-masing. Lalu apakah sebenarnya Martupol itu dalam pengantin adat batak? Jangan lupa cek dulu artikel blog builder indonesia terbaru.

Makna Martupol  dalam pengantin adat batak
Mungkin ini sedikit terbalik dengan budaya di jawa, biasanya dibudaya jawa akan dilangsungkan pernikahan setelah melalui tahapan tunangan, lamaran, dan endingnya adalah menikah. Tetapi lain lagi dengan adat batak ini, pertunangan akan dilangsungkan setelah prosesi lamaran. Proses pertunangan ini akan dilaksanakan di gereja atau lembaga agama bagi yang beragama muslim. Jadi Martupol dalam adat batak ini adalah pertunangan.

Prosesi Martupol dalam pengantin adat batak
Kegiatan Martupol ini hampir sama dengan adat pernikahan pada umumnya yakni kedua mempelai saling tukar cincin, yang pihak laki-laki memakai cincin dengan nama pihak perempuan, sementara pihak perempuan sebaliknya, memakai cincin dengan nama pihak laki-laki. Namun adat pertunangan atau Martupol adat batak ini cukup unik, karena masing-masing mempelai membawa saksi yang nantinya sebagai kesaksian penandatanganan surat perjanjian pranikah.

Pendeta akan bertanya kepada semua jemat:
“Apakah di antara jemat ada yang keberatan dengan ernikahan ini?” Aabila ada yang berkeberatan maka pernikahan tersebut akan dibatalkan. Jika semua sudah sepakat, maka rencana pernikahan akan diumumkan di gereja masing-masing selama dua minggu berturut-turut, apabila tidak ada gugatan dari pihak perempuan maupun laki-laki maka pernikahan boleh segera dilangsungkan.
Baru setelah acara martumpol, dihari yang sama maka masing-masing dari martonggo raja mulai membicarakan teknis-teknis dalam pesta pengantin adat batak. Itulah tadi pembahasan tentang istilah Martupol dalam adat pengantin batak. Semoga dapat memberikan wawasan luas bagi anda semua.


Istilah Martupol Dalam Pengantin Adat Batak Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Deo Pradipta